Lagi, Darul Mursyid Raih 42 Medali Kompetisi Sains Indonesia (KSI) Tingkat Nasional 2023

Rabu, 15 Maret 2023 |  08:35:20 |  NASIONAL |  darulmursyid01
 

Lagi, Darul Mursyid Raih 42 Medali Kompetisi Sains Indonesia (KSI) Tingkat Nasional 2023

 

Pesantren Modern Unggulan Terpadu "Darul Mursyid" (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor  Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mendominasi dalam hal prestasi olimpiade sains pada ajang Kompetisi Sains Indonesia  (KSI)

 

Lanjut Arjun, "Pelaksanaan olimpiade KSI ini dilaksanakan secara Online melalui https://app.puskanas.id. pada tanggal 23 Februari 2023. Olimpiade ini berskala Nasional karena utusan sekolah yang ikut tanding pada olimpiade KSI 2023 berasal dari seluruh sekolah yang ada di Indonesia seperti SMAN 11 Samarinda, SMA Muhammadiyah AL-Mujahidin Wonosari, SMA Nuris Jember, SMAN 9 Cirebon, SMKN 1 Kota Bekasi, SMK Telkom Makassar, SMAN 5 Surabaya, SMAN 36 Jakarta, MAN 2 Model Medan, SMAN 1 Medan, SMAN 2 Bondowoso. MAN 10 jakarta, SMAN 27 Bandung, SMP Telkom Padang, SMP Kristen Petra 5 Surabaya, SMPN 3 jakarta, SMP Kristen IndonesiaSMPS Sutomo 2, MTsN 1 Kota Malang SMP IT Fityan Medan dan rastusan sekolah lainnya di seluruh Indonesia. Ucapnya.

 

Alhamdulillah santri Pesantren Darul Mursyid meraih prestasi yang sangat memuaskan dengan memperoleh 42 medali. Adapun rinciannya sebagai berikut: Untuk tingkat MA sederajat pada Bidang Studi Astronomi  diraih oleh santri atas nama Hafidzah Rahmi (Medali Emas), Azzahra Azizah (Medali Perunggu), Syifa Diana (Medali Perunggu), Rizki Juliandi (Medali Perunggu). Bidang studi Biologi diraih oleh Ainul Mardiyah (Medali Perak), Faiz Mustafa (Medali Perunggu), TM Rafly (Medali Perunggu), Naufal Ganda (Medali Perunggu), Audia Adha (Medali Perunggu). Bidang Fisika diraih oleh Nazwa Nurasiyah (Medali Perunggu), Jefri Abu Yasin (Medali Perunggu), Mhd Arif (Medali Perunggu), Ahmad Syamil (Medali Perunggu). Bidang kebumian diraih oleh Kairu Ihsan (Medali Perak), Siti Aminah (Medali Perak), Weyka Aristantya (Medali Perak), Riski Amanda (Medali Perunggu). Bidang Kimia diraih oleh Muhammad Bayu (Medali Perunggu), Aldinz Erianta (Medali Perunggu).

 

Untuk tingkat MTs pada bidang studi Matematika diraih oleh santri atas nama Akmal Dwi Riski (Medali Perak), M. Aldan Falih (Medali Perak), Farah Humairah (Medali Perak), Radinal Habib (Medali Perunggu), Irsyad Akram (Medali Perunggu), Muhammad Roy (Medali Perunggu), Ainun Mardiyah (Medali Perunggu), Riska Shofiyah (Medali Perunggu), Julianan Rambe (Medali Perunggu), Afif Ahmad (Medali Perunggu), Ananda Amira (Medali Perunggu), Rahmad Harahap (Medali Perunggu). Bidang studi IPA diraih oleh Nauli Ramadhani (Medali Perak), Kenzie (Medali Perak), Adillah Rahmatullah (Medali Perunggu), Allif Andril (Medali Perunggu), Nabila Mufidah (Medali Perunggu), Nayla Afifah (Medali Perunggu), Amir Faiz (Medali Perunggu). Bidang studi IPS diraih oleh Atikah Ayu (Medali Perunggu), Azura Billah (Medali Perunggu), Fatih Ahmad (Medali Perunggu), Karin Sulastomo (Medali Perunggu), Hisyam Hasyim (Medali Perunggu), Indah Lestari (Medali Perunggu). Ungkapnya.

 

Wistoper Parapat sebagai salah satu guru pembimbing olimpiade sains Pesantren Darul Mursyid mengungkapkan apresiasi dan kebanggaannya atas keberhasilan santri-santri bimbingan prestasi asuhannya.

 

“Alhamdulillah, selain dari ajang KSI, beberapa bulan ini juga santri-santri bimbingan kami sudah meraih medali dari beberapa olimpiade bergengsi sebeluknya seperti olimpiade KSM, KSN, SHSO, PESONA Puskenas dan lain sebagainya. Ini menandakan santri-santri Pesantren Darul Mursyid terus bersemangat dalam berjuang meraih prestasi, luar biasa! ” ungkap guru pembina olimpiade sains itu. Mohon Doa dan Restu dari bapak/ibu guru karyawan dan para orang tua santri kami untuk olimpiade selanjutnya. Semoga hasil dari olimpiade ini diberikan Keberkahan oleh Allah SWT. serta diberi hasil yang lebih baik kedepannya. Aamiin yaa Rabb.

 

Drs Yusri lubis sebagai Direktur Pesantren Darul Mursyid juga bersyukur atas prestasi ini. Ia mengatakan, ini adalah hasil upaya para guru pembimbing dan juga santri untuk terus konsisten dalam hal pencapaian prestasi. Ia mengatakan, “tingkat persaingan yang semakin ketat pada olimpiade sains tingkat nasional KSI 2023 akan menjadi kaca perbandingan bagi kita menuju kemajuan pendidikan di negeri tercinta ini. Semoga kita terus mengukir sejarah dengan menjadi santri yang berprestasi dan memiliki karakter yang baik. Prestasi yang baik harus juga didukung dengan karakter yang baik, agar kelak hidupnya bisa berimbang antara ilmu pengetahuan dan keimanan. Ungkapnya.